haaaloooo.
finally I get the mood back!
setelah beberapa hari ini gw kehilangan mood untuk nulis gara-gara:
1. My lovely cousin in law Gaby(25) baru meninggal sehabis melahirkan, dan gw sangat berduka cita karenanya.
2. And because of that also, I realized, and got slapped in the face, that DEATH can happen to anybody, at anytime, anyplace.
3. Dan karena itu gw panik dan menderita stres mengakibatkan dada gw sesek terus menerus dan nyeri di ulu hati
terlalu berlebihan memang. tetapi disaat lo melihat dan menyadari bahwa kematian itu bisa sangat dekat sekali, semua kenikmatan dunia langsung hilang.
tapi,ANYWAYS.untungnya setelah diperiksa dokter dia bilang gw gak kenapa-napa. cuman lambungnya aja salah.
GARA GARA KEBANYAKAN MAKAN MIE.
heran deh
kalo makan mie itu salah kenapa mie terus terusan ajaaa gitu diproduksi?
SALAH GUE? enggak dong. karna setiap hari setiap pagi, gw melihat makhluk itu ngejogrok begitu manisnya di lemari dapur minta disantap dan nggak ada aral rintangan yang berarti untuk menghalang-halangi niat gw menyantap si mie. (oke, bahasa ini terlalu dilebih-lebihkan gara-gara kebanyakan baca buku koboi). jadi bukan salah gw kalo gw yang setiap pagi nggak menemukan sesuatu yang menarik untuk dimakan selain si emie.
SALAH NYOKAP GUE? nggak juga. karna setiap dia pergi ke swalayan naga dia selalu melewati rak-rak mie yang mengggiurkan karna rasanya yang enak dan disukai anak-anak dan harganya yang ekonomis cuman 700 perak.
SALAH PABRIKNYA. enggak juga sih, karena mereka terus berproduksi karena menyadari animo masyarakat terhadap mie belum surut dan terus meledak seperti lumpur.
sudahlah. biarkanlah. biar Allah yang ngejudge siapa yang salah dalam peremiean.
anduntilthispostfinished,Istillcan'tblameanybodyaboutthenoodles.
No comments:
Post a Comment